Sunday, July 30, 2017

KATALOG PERPUSTAKAAN RIWAYATMU KINI


  Dalam perjalanan sejarah, katalog perpustakaan telah mengalami perkembangan dan perubahan seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan perubahan perilaku para pengguna yang hidup di era serba klik. Perubahan tersebut terjadi dari katalog yang pada awalnya berbentuk buku, kartu hingga OPAC (online public access catalog). Hal ini menunjukkan bahwa sesungguhnya katalog perpustakaan dari waktu ke waktu terus menyesuaikan diri dengan setiap perkembangan yang terjadi terutama berkaitan dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Disamping itu, setiap perubahan atau inovasi yang terjadi pada katalog perpustakaan juga dimaksudkan untuk memberi kemudahan kepada pengguna dalam menggunakannya untuk menelusur bahan pustaka yang dibutuhkan di perpustakaan.

Ditahun 2000 belasan ini terjadi lompatan yang sangat jauh dalam hal pengelolaan perpustakaan dengan hadirnya aplikasi otomasi perpustakaan yang open source (Slims dan Inlislite) kedua aplikasi ini seolah berlomba unutuk menjadi yang terbaik dan hal ini sangat menguntungkan bagi pekerja perpustakaan untuk mengelola perpustakaan, Jadi ironis jika kita masih menggunakan katalog manual apalagi saat ini generasi digital tidak lagi mau menyentuh kartu dalam box hanya untuk mencari informasi.
Artikel untuk di ketehui pendatang baru pembina perpustakaan agar dalam pelaksanaan tupoksinya tidak ditertawai dunia .  .


Perpustakaan Digital SMA Muhammadiyah

Tampilan aplikasi
di smartphone
SMA Muhammadiyah Batudaa di bawah pimpinan Ibu Titrun T Ase, M.Pd mengalami kemajuan yang pesat di seluruh aspek baik standar sarana prasarana, proses serta standar lainnya.
Satu lagi terobosan yaitu membangun perpustakaan digital yang berbasis local area networking atau yang d kenal dengan istilah "Intranet" Proyek ini menggunakan server dengan spesifikasi processor i5 dengan memori 16 giga dan hardisk 1 tera,  dengan content terdiri dari otomasi perpustakaan dan koleksi digital. Koleksi digital akan dilengkapi dengan koleksi learning serta koleksi tes ujian yang terintegrasi dalam satu content management sistem sehingga koleksi dimaksud dapat digunakan sebagai media pembelajaran dan koleksi tes ujian yang dapat dimanfaatkan untuk latihan maupun untuk kegiatan ulangan harian maupun ujian semester.
Dengan aplikasi ini diharapkan guru akan termotivasi membuat e-learning yang merupakan produk untuk menambah konten perpus digital. Aplikasi yang digunakan adalah inlislite versi 3 yang dikembangkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Diharapkan dengan terobosan ini akan mengoptialkan GLS (Gerakan Literasi Sekolah),dan proses belajar mengajar berbasis IT dan bernuansa PAKEM yang pada gilirannya akan meningkatkan prestasi belajar siswa ..(YH)

Monday, April 3, 2017

PENGEMBANGAN DATABASE PERPUSTAKAAN SEKOLAH MENDAPAT PORSI PADA JUKNIS BOS TAHUN 2017



Oleh : Yusron Humonggio
Di masyarakat  dan lembaga sekolah perpustakaan adalah suatu sarana yang sangat mendukung terhadap peningkatan mutu peserta didik (siswa). Dengan buku-buku yang memadai diharapkan murid dapat betul-betul menggunakannya dengan maksimal sebagai media peningkatan intelektual mereka khususnya di bidang yang mereka tekuni. Buku-buku yang menjanjikan tentunya harus dibarengi dengan managemen yang bagus pula dari perpustakaan tersebut, tentunya dengan melibatkan sistem basis data yang

Wednesday, February 8, 2017

MEMBANGUN PERPUSTAKAAN DIGITAL DENGAN SLIMS BERBASIS INTRANET



Tampilan Perpustakaan Digital SMAT Wira Bakti
Gorontalo Dalam Tahap Pembangunan



Terdapat masalah dan kendala yang masih dirasakan oleh tenaga pustakawan daerah maupun petugas perpustakaan sekolah untuk memanfaatkan TIK dalam layanan perpustakaan antara lain berkaitan dengan minimnya ketersediaan infrastruktur jaringan dan konten (koleksi digital) yang terjadi hampir di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo, Solusi yang cerdas yang dapat ditempuh dalam mengatasi  masalah ini antara adalah  Membangun Perpustakaan Digital Berbasis Intranet. Intranet adalah Jaringan Komputer yang khusus untuk penggunaan pada lingkungan di dalam batasan jangkauan  suatu wireless atau wifi. disatu tempat/ sekolah.  Perpustakaan Digital dilengkapi dengan koleksi berupa, buku elektronik, gambar, suara, video, e-learning, animasi, audio, live chating. dan dapat akses memlalui kompter pc, laptop, Ipot dan smartphone di LAN (Intranet) layaknya seperti internet.  

Friday, December 30, 2016

Perpusda Kab. Gorontalo Membangun SIM-Perpus Perguruan Tinggi

Menerima Penghargaan dari Rektor IAIN
pada peluncuran Otomasi SIM-Perpus 
(Limboto17/4/2015)
Perpustakaan Daerah merupakan perpustakaan pembina dan fungsi itu dapat kami lakukan karena ketersedian SDM. Kamipun dapat membina dan membangun SIM-Perpus Perguruan Tinggi yaitu IAIN, UG, Poltekes bahkan diberi kepercayaan sebagai desainer Smart Card (Kartu Perpustakaan Bersama) yang digagas oleh FPPTI (Ferum Perpustakaan Perguruan Tinggi Indonesia) Perov. Gorontalo yang berpusat di Universitas Negeri  Gorontalo.
 Perpustakaan adalah jantungnya Perguruan Tinggi, demikian jargon yang kerap kita dengar. Sebagai jantung, perpustakaan berperan memompa darah segar bagi proses pembelajaran yang kondusif dan berorientasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Jika jantung sehat dan berfungsi dengan normal dan baik maka organ lain diharapkan berfungsi baik pula. Kita dapat menjawab dengan mudah pertanyaan: Apa yang kita harapkan jika jantung sudah tidak berfungsi dengan baik? Kematian. Kematian yang berkonotasi tidak berfungsinya peran-peran pendidikan dan pembelajaran dalam suatu lembaga.
   Terlebih dengan perkembangan teknologi yang pesat saat ini, di mana salah satu poin pentingnya adalah bahwa ruang kuliah bukanlah satu-satunya tempat pembelajaran. Dalam konteks ini, perpustakaan PT memegang peran penting dalam proses perkuliahan dan pemerolehan ilmu pengetahuan bagi mahasiswa. Untuk itulah, perlu menyiapkan konsep dan mewujudkan suatu perpustakaan yang ideal dalam rangka membentuk generasi yang memiliki daya saing.       
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 2014 tentang “Pelaksanaan Undang-undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan” dalam pasal Pasal 85 ayat (c) Bahwa Setiap perguruan tinggi berkewajiban untuk mengembangkan layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi; Tujuan Kegiatan ini adalah Mempercepat pencapaian “Program Kabupaten Cerdas 2015” dimana salah satu indikatornya adalah penerapan e-learning dan e-administrasion di wilayah Kabupaten Gorontalo dan Memenuhi standar pengelolaan perpustakaan, serta  realisasi Program kerja Perpusda dan Perpustakaan PT. 
Ruang lingkup SIM-Perpus adalah seluruh administrasi Perpustakaan sudah tertuang dalam Sistim Komputer meliputi :
-      Peminjaman  dan pengembalian buku perpustakaan seperti belanja di toko/ super market (tinggal klik-kilk pakai barcode).
-      Pengawasan terhadap koleksi buku mudah semua tertuang dalam laporan sistim.
Menerima Penghargaan dari RektorIAIN
-      Mudah menemukan buku atau subyek yang dicari diperpustakaan
-      Kartu Perpustakaan sudah tersedia secara otomatis dan dapat di integrasikan dengan Kartu Siswa 
-      Penyelenggaraan “Program pengembangan minat baca disekolah” akan terpasilitasi oleh sistim ini
-    Mendapat pelatihan dan pendampingan secara gratis berkelanjutan dari kantor Perpustakaan Kab. Gorontalo
       Pekerjaan yang dilaksanakan meliputi:
1)  Instalasi Sistim Otomasi Perpustakaan
2)  Pembangunan jaringan
3)  Pelatihan pengelolaan koleksi
ü Entri buku
ü Membuat Klasifikasi
ü Membuat Label Buku
ü Membuat Kartu Buku
ü Membuat Kartu Katalog
ü Membuat bercobe
4)  Desain dan Instalasi Aplikasi Pendaftaran Anggota Perpustakaan Secara Online
5)  Desain dan Instalasi Aplikasi SMS Gateway
6)  Entry Anggota dan Membuat Kartu Anggota
         Upaya yang kami laksanakan mendapat apresiasi dari para rektor, dengan harapan kerjasama berjalan lebih optimal di waktu yang akan datang.

PROMOSI PERPUSTAKAAN



Sebagus dan selengkap apapun koleksi suatu perpustakaan, secanggih apapun sistem  perpustakaan, percuma jika sepi pengunjung, apabila pustakawan kerjanya hanya menunggu  secara pasif datangnya pemustaka ke perpustakaan.  Tak perduli jenis informasi apa yang disediakan dan ditawarkan, atau jenis perpustakaan apa yang dikelola.

Wednesday, December 28, 2016

GAMBARAN CAPAIAN PELAYANAN PERPUSDA KAB. GORONTALO


Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD
        Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo dibentuk dengan Peraturan Bupati Gorontalo Nomor 37 Tahun 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo. Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo dipimpin oleh seorang Kepala Kantor yang berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Bupati Gorontalo melalui Sekretaris Daerah. Tugas pokok Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo yaitu mempunyai tugas melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah yang bersifat spesifik.Adapun fungsi Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo adalah sebagai berikut :
a.     Perumusan  kebijakan  teknis  sesuai  dengan  lingkup  tugas ;
b.     Pemberian  dukungan  atas  penyelenggaraan  pemerintahan  daerah  sesuai  dengan  lingkup  tugasnya ;
c.      Pembinaan  dan  pelaksanaan  tugas  sesuai  dengan  lingkup  tugasnya ; 
d.     Pelaksanaan  tugas  lain  yang  diberikan  oleh  Kepala  Daerah  sesuai  dengan  tugas  dan  fungsinya.
      Struktur bagi suatu organisasi sangat berguna untuk memperjelas dan memahami tugas dan fungsi masing masing bagian dalam suatu organisasi. Dengan struktur, tugas masing masing bagian dalam organisasi menjadi jelas. Struktur yang baik adalah struktur yang beroreintasi kepada visi-misi organisasi yang pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja organisasi dan profesionalisme jajaran di dalamnya. Mengenai struktur organisasi Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo secara jelas digambarkan dalam Peraturan Daerah Nomor 37 Tahun 2007  seperti gambar dibawah ini.
STRUKTUR ORGANISASI KANTOR PERPUSTAKAAN, ARSIP DAN DOKUMENTASI KABUPATEN GORONTALO
 

Secara keseluruhan jumlah perangkat Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Gorontalo sebanyak 18 orang dengan kedudukan sebagaimana tabel dibawah ini :
No.
Nama
Laki-laki
Perempuan
Jumlah
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Kepala Kantor
Kasubag Tata Usaha
Kasie Perpustakaan
Kasie Kearsipan dan Dok
Staf
Pegawai Honorer
1
-
1
-
3
3
-
1
-
1
7
1
1
1
1
1
10
4

Jumlah
8
10
18
Selanjutnya berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Gorontalo Nomor 37 tahun 2007 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo bahwa tugas pokok Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo adalah sebagai berikut :
Ø  Kepala Kantor
Kepala Kantor Perpustakaan , Arsip Dan Dokumen  Kabupaten Gorontalo, mempunyai tugas :

1)     Memimpin dan mengkoordinasikan perumusan rencana kegiatan Perpustakaan,  Arsip dan Dokumen  Daerah

2)     Mengkoordinasikan penyiapan petunjuk pelaksanaan bidang Perpustakaan Ars ip dan Dokumen Daerah
3)     Mengkoordinasikan perumusan kebijakan teknis operasional dalam bidang perpustakaan dan kearsipan
4)     Membina pelaksanaan tugas-tugas dibidang administrasi umum meliputi: organisasi dan tata laksana, kepegawaian, keuangan, kearsipan, perlengkapan dan rumah tangga
5)     Membina pengelolaan perpustakaan SKPD, Sekolah, perpustakaan kecamatan desa/ kelurahan
6)     Membina dan mendistribusikan pelaksanaan tugas kepada bawahan
7)     Menilai pretasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan karier
8)     Mengkoordinasikan pelaksanaan evaluasi dan merumuskan laporan kegiatan Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Daerah sebagai bahan pertanggung jawaban kepada atasan
9)     Memberi saran dan pertimbangan teknis kepada atasan
10)  Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan

Ø  Kasubag Tata Usaha
Sub bagian tata usaha mempunyai tugas : Pengkoordinasian dan Penyiapan bahan perumusan kebijakan dan program kegiatan Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi, Program dan Kegiatan Dinas serta pelaksanaan Administrasi Katatusahaan, Kepegawaian, Keungan, Rumah Tangga dan Perlengkapan, Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan. Sub Bagian Tata Usaha menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :
1.      Koordinasi dan Pengumpulan bahan perumusan kebijakan dan program kegiatan bidang perpustakaan dan kearsipan
2.      Mempersiapkan petunjuk pelaksanaan Sub Bagian Tata Usaha
3.      Melaksanakan tugas-tugas administrasi umum meliputi : organisasi dan tata laksana, kepegawaian, keuangan, kearsipan, perlengkapan dan urusan rumah tangga kantor.
4.      Melaksanakan pengumpulan dan penyusunan Renja, RKPD, Renstra, KUA/PPAS, Lakip, LPPD, LKPJ serta bentuk laporan lainnya
5.      Membina dan mendistribusikan pelaksanaan tugas kepada bawahan.
6.      Menilai prestasi kerja bawahan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan karier
7.      Mengevaluasi dan merumuskan laporan kegiatan Sub Bagian Tata Usaha sebagai pertanggung jawaban kepada atasan
8.      Memberi saran dan pertimbangan teknis kepada atasan
9.      Melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan oleh atasan

Ø  Kasie Perpustakaan
       Seksi Perpustakaan mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan dan program serta penyelenggaraan urusan pembinaan dan pelayanan perpustakaan. Seksi Perpustakaan menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :
1.      Merumuskan rencana kegiatan Seksi Perpustakaan
2.      Mempersiapkan petunjuk pelaksanaan Seksi Perpustakaan
3.      Melaksanakan tugas teknis perpustakaan dalam hal pengadaan, pengelolaan dan penyusunan bahan pustaka
4.      Memberikan pelayanan, Memelihara, merawat, menjaga kearsipan letak koleksi bahan pustaka.
5.      Membuat statistik layanan perpustakaan dan arsip (statistik jumlah koleksi bahan pustaka, jumlah dan jenis arsip, jumlah buku yang dipinjam, jumlah pengunjung dan jumlah anggota perpustakaan
6.      Menyelenggarakan dan mengembangkan serta mengkoordinasikan pelaksanaan perpustakaan keliling sebagai pelayanan kebutuhan informasi dan minat baca masyarakat.
7.      Melaksanakan kegiatan bimbingan perpustakaan dan pengembangan diklat perpustakaan
8.      Membuat program pengembangan profesionalisme pustakawan melalui pendidikan dan pelatihan formal serta kedinasan
9.      Menyiapkan dan melaksanakan kerjasama dengan lembaga perpustakaan di dalam dan diluar negeri
10.   Membuat program pengembangan perpustakaan dengan promosi perpustakaan serta pembentukan taman-taman bacaan sebagai peningkatan minat baca dan mengakses informasi
11.   Mengevaluasi dan merumuskan laporan kegiatan bidang perpustakaan sebagai pertanggung jawaban kepada atasan
12.   Memberikan saran dan pertimbangan teknis kepada atasan
13.   Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan

Ø  Kasie Kearsipan
       Seksi arsip mempunyai tugas melaksanakan penyusunan kebijakan dan program serta penyelenggaraan urusan bidang pembinaan dan pengelolaan kearsipan daerah. Seksi kearsipan mempunyai fungsi sebagai berikut :
1.      Merumuskan rencana kegiatan Seksi Bina Kearsipan
2.      Mempersiapkan petunjuk pelaksanaan Seksi Arsip dan DokumentasiPelaksanaan penilaian dan akuisisi/penarikan Arsip In-Aktif dan Statis
3.      Pelaksanaan, pengolahan, penyimpanan dan pelestarian Arsip dan bahan pustaka.
4.      Mengalih mediakan naskah kuno yang dimiliki oleh masyarakat di wilayah masing-masing untuk dilestarikan dan didayagunakan.
5.      Pelaksanaan pelayanan arsip dan  dokumen.
6.      Pelayanan penunjang penyelenggaraan pemerintahan kabupaten.
7.      Pelaksanaan urusan kesektariatan.

2.2    Sumber Daya SKPD
          a.    Sumber Daya Manusia
                            Secara umum sumber daya manusia Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo dari segi latar belakang pendidikan belum memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan karena saat ini Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo belum memiliki tenaga teknis baik dibidang perpustakaan dan kearsipan
                            Dalam rangka menjalankan roda organisasi pemerintah dalam mencapai tujuan organisasi sesuai visi dan misi yang telah ditetapkan, maka organisasi harus digerakkan oleh seluruh elemen yang ada.
                            Sumber daya manusia Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi berdasarkan esselon, pangkat dan pendidikan
Tabel
Rincian Jumlah Pegawai Di Lingkungan Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo Tahun 2016

No
Eselon/Pangkat/Gol. Ruang/
Penjenjangan/Tingkat Pendidikan
Jumlah Pegawai
Ket
I
Eselon
2016
1
2
3
4
5
II-A
II-B
III-A
III-B
IV-A


1

3

 Total
4
II
Pangkat / Gol. Ruang

1
2
3
4
IV
III
II
I
1
6
7
-

 Total
14
III
Diklat / Penjenjangan

1
2
3
PIM II
PIM III
PIM IV
-
1
-

Total
1
IV
Tingkat Pendidikan

1
2
3
4
5
6
7
8
9
SD
SLTP
SMU
DI
DII
DIII
DIV
S1
S2
-
-
7
-
-
2
-
4
1

Total
14

No
Jabatan
Jumlah Pegawai
Keahlian
1.
Kepala Kantor
1 orang
Pendidikan Fungsional Perpustakaan
2.
Kepala Seksi Tata Usaha
1 orang
-
3.
Kepala Seksi Perpustakaan
1 orang
-
4.
Kepala Seksi Kearsipan
1 orang
-
5.
Fungsional Umum
10 orang
-
6.
Honorer
4 orang
Sopir dan Waker
Total Pegawai
18 orang


          b.    Inventarisasi Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi
                           Aset yang dimiliki Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo untuk menunjang kinerja dalam melaksanakan pelayanan terhadap masyarakat adalah sebagai berikut : 
No.
Jenis Barang /
Nama Barang
Merk / Model
Jumlah


1
2
3
4

1
Televisi
29 inci
1

2
Meja Kerja
-
1

3
Scanner
-
1

4
Kursi Putar
Frontline / DCS 01
5

5
Personal Komputer Lain-lain
External Hardisk
1

6
Personal Komputer Lain-lain
hardisk Ekternal 6b
2

7
Printer
Canon / Pixma ip 2770
1

8
Peralatan Personal Komputer  Lain-lain
-


9
Camera Electronic
Nikon / D,300 KIT UR
1

10
Efinger print LAN
-
1

11
Noterbook Asus
Asus
1

12
Printer canonn mx 397
Canon
1

13
Software aplikasi arsip

1

14
PC Unit
LG
1

15
AC Split
Panasonic
1

16
Hard Disk
Seagate
1

17
Camera vertikal IP Cam

1

18
Pesawat Telepon
Yealink/T22P
1

19
Wireles Penerima NS 5

1

20
Note Book
Toshiba L740 VGA W7HP / L740 VGA W7HP
1

21
AC Split
SAMSUNG / 1 PK
1

22
Meja Kerja
-
2

23
Meja Kayu/Rotan
-
3

24
Personal Komputer Lain-lain
Simbada / Multimedia Subwoofer


25
Printer
epson / L 800
1

26
Papan Alphabet
-
1

27
Waveform Monitor Set With Level And Vector Display
Aspire All In one Touch / 2 Series 21,5 / 55 cm
1

28
Rak-rak Penyimpanan
-
1

29
Rak Kayu
-
1

30
Rak Kayu
-
2

31
Alat Kantor Lainnya (Lain-lain)
-
5

32
Televisi
TV Sharp /  LC 32 LE-340 M-WH
1

33
Mainframe
-
1

34
Peralatan Personal Komputer  Lain-lain
-
2

35
Meja Kerja Pejabat Lain-lain
-
3

36
Personal Komputer
Asus / Client Simpus
1

37
Wirwlles  transmision system dan Microtik

1

38
Kursi Besi/Metal
-
2

39
Kursi Biasa
Tiger
3

41
Ilmu Pengetahuan umum
Pengetahuan umum
2132

42
Ilmu Pengetahuan umum
Compact disk
1

43
Ilmu Pengetahuan umum
Buku umum lain-lain
1

44
Ilmu Pengetahuan umum
Pengetahuan umum lainnya
2,095

45
Rak Besi/Metal

1

46
Rak Besi/Metal

3

47
Rak buku

3

48
Lemari Arsip untuk arsip Dinamis

1

49
Sofa

1

50
AC Split
SAMSUNG / 1 PK
1

51
Peta Atlas

1

52
Air Conditioning Unit
LG / 1 PK
1

53
Lemari Kayu
-
1

54
Lemari Kayu
-
1

55
Meja Kayu/Rotan
-
1

56
Meja Kayu/Rotan
-
1

57
Kursi Kayu/Rotan/Bambu
-
2

58
Meja Komputer
-
2

59
Meja Biro
-
1

60
Noterbook Asus
Asus
1

61
Mesin Ketik Manual Portable (11-13)
-
1

62
P.C Unit
-
1

63
Alat Kantor Lainnya (Lain-lain)
-
1

64
Alat Kantor Lainnya (Lain-lain)
-
2

65
Wireless
Tens /  KE 8700
1

66
Slide Projector
Proyektor inspire The Next  / cd-2520 gtc braket
1

67
Memori Programmer
-
2

68
Personal Komputer Lain-lain
-
9

69
Note Book
Toshiba / Satelite
1

70
Peralatan Jaringan Lain-lain
-
4

71
Alat Rumah Tangga Lain-lain
-
1

72
Alat Rumah Tangga Lain-lain
-
2

73
Peralatan Jaringan Lain-lain
-
1

74
Personal Komputer Lain-lain
Axioo / dvd eksternal
1

75
Hard Disk
-
1

76
Printer
-
1

77
Peralatan Jaringan Lain-lain
-
3

78
Camera Electronic
-
1

79
Printer
-
2

80
Printer
Epson  / L 100
1

81
Lemari Kayu

1

82
Lemari Kayu

1

83
Meja Kayu/Rotan

1

84
Meja Kayu/Rotan

1

85
Kursi Kayu/Rotan/Bambu

2

86
Meja Komputer

2

87
Meja Biro

1

88
AC Split

1

89
P.C Unit

6

90
Ganset



91
DVD player



92
Bauku Bacaan

560


2.3    Kinerja Pelayanan SKPD
Capaian kinerja merupakan dasar dalam menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan visi dan misi Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo.
No
Sasaran Strategis
Indikator Kinerja
Target
Realisasi
1.







2.
Terwujudnya kualitas pelayanan perpustakaan dalam memenuhi kebutuhan pemakai





Tercapainya sumber daya manusia Kantor Perpustakaan yang berkualitas dalam pengetahuan teknis dan keterampilan dibidang pustaka dan kearsipan
-     Persentase Meningkatnya Jumlah minat baca penduduk usia sekolah dan usia produktif

-     Rasio ketersediaan koleksi buku perpustakaan daerah



Penyelamatan dan Pelestarian Dokumen/Arsip Statis

30%





70%

20 dokumen

109.031x100
321.418

= 34.90%

8.980x100
12.500

= 71.84%


25 Dokumen

Pengukuran kinerja yang dilakukan mencakup tingkat pencapaian sasaran merupakan tingkat pencapaian target dari masing-masing indicator sasaran yang telah ditetapkan, sebagaimana telah dituangkan dalam Penetapan Kinerja. Pengukuran pencapaian sasaran ini menggunakan formulir Pengukuran Kinerja, dapat di lihat pada table berikut :
NO
SASARAN
SKALA PENGUKURAN ORDINAL
SANGAT BERHASIL (85 s.d. 100
BERHASIL
(70 s.d 84)
CUKUP BERHASIL
(55 s.d 69)
TIDAK BERHASIL
(≤55)
1
Terwujudnya Kualitas Pelayanan Perpustakaan dalam Memenuhi Kebutuhan Pemakai
100



2
Tercapainya Sumber daya manusia Kantor Perpustakaan yang berkualitas dalam pengetahuan teknis dan keterampilan dibidang pustaka dan kearsipan
100




Dari tabel diatas dapat dijelaskan bahwa Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo memiliki 2 sasaran yang mencakup program dan kegiatan yang dituangkan dalam perjanjian kinerja telah Sangat Berhasildilaksanakan, bahkan Indikator  Sasaran prioritas yang ditarget telah melampaui jumlah target yang ditetapkan yakni yakni layanan pengguna perpustakaan sebesar 116.33%, rasio terhadap keberadaan koleksi sebesar 102.62% dari target SNI dan penginputan arsip statis kedalam system JIKN sebesar 25 dokumen dari target sebesar 20 dokumen
No
Indikator Sasaran
Satuan
Tahun 2014
Capaian Kinerja tahun 2014
Tahun 2015
Capaian Kinerja tahun 2015
Target
Realisasi
Target
Realisasi
1
Presentasi meningkatnya jumlah minat baca penduduk usia sekolah dan usia produktif
%
26.26% dari populasi penduduk usia produktif dan usia sekolah
(271.754)


80.658x100
271.754

= 29.68 %


113.02%
30% dari populasi penduduk usia produktif dan usia sekolah
(312.418)


109.031x100
312.418

= 34.90%


116.33%
2.
Rasio ketersediaan koleksi buku perpustakaan daerah
Sekolah
1500 Judul
1551 judul
103.4%
70% dari target koleksi Berdasarkan SNI


8.980x100
12.500

= 71.84%
102.62%
Dari hasil analisis perbandingan tersebut diatas dapat kemukakan bahwa secara keseluruhan capaian kinerja Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo pada tahun 2015 berdasarkan target yang ditetapkan terjadi pelonjakan peningkatan kinerja yang dapat diuraiakan sebagai berikut :
v Presentasi meningkatnya jumlah minat baca penduduk usia sekolah dan usia produktif (271.754) pada tahun 2014 mencapai 113.02% dan di tahun 2015 mencapai 116.33%evaluasi peningkatan kunjungan ini tercapai pada triwulan IV sebesar 34.90% atau melewati target capaian yang telah ditetapkan pada RPJM sebesar 30% karena adanya penambahan koleksi judul buku terbaru yang dianggarkan melalui dana APBD Tahun 2015 sehingga minat pemustaka untuk datang ke perpustakaan meningkat. Jumlah pemustaka sampai dengan tahun 2015 dapat diperinci sebagai berikut :
§  Siswa SD/SMP/SMA sebanyak 45.025 pemustaka s.d tahun 2015
§  PNS sebanyak 6.104 pemustaka s.d tahun 2015
§  Guru sebanyak 3.626 pemustaka s.d tahun 2015
§  Mahasiswa 27.367 pemustaka s.d tahun 2015
§  Anggota Umum 18.570 pemustaka s.d tahun 2015
§  Anggota Kehormatan 7.415  pemustaka s.d tahun 2015
§  Pengunjung Layanan Taman 924 s.d tahun 2015
Pengunjung yang datang bukan saja dari penduduk yang ada di Kabupaten Gorontalo tapi juga berasal dari kabupaten/kota lain yang ada di Provinsi Gorontalo, berikut dapat disampaikan capaian kinerja berdasarkan target rencana aksi sebagai berikut :
v Capaian kinerja penyediaan koleksi bahan pustaka tahun 2015 meningkat capaian sebesar 181.65% dari target 70% dari SNI sebesar (12.500 judul) untuk jumlah koleksi bahan pustaka kantor perpustakaan kabupaten Gorontalo s.d tahun 2015 sebesar 8.980 judul dan capaian ini tercapai pada triwulan III. peningkatan ini dikarenakan dengan penganekaragaman bahan pustaka melalui penambahan koleksi bahan pustaka sebanyak 1.095 judul buku yang terdiri dari buku ilmu pengetahuan umum  (fiksi dan non fiksi) dan koleksi terbitan berkala sebanyak 409 judul yang terdiri dari dari Majalah Anak, Majalah Dewasa dan Majalah IPTEK, penambahan ini menggunakan dana APBD Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo Tahun 2015
Sasaran ini dimaksudkan untuk menjawab tuntutan masyarakat akan perkembangan teknologi dibidang IT khususnya kemajuan tata kelola kearsipan, sehingga segala arsip yang dibutuhkan dapat ditemukan dengan mudah dan cepat.
           
No
Indikator Sasaran
Satuan
Tahun 2014
Capaian Kinerja tahun 2014
Tahun 2015
Capaian Kinerja tahun 2015
Target
Realisasi
Target
Realisasi
1.
Penyelamatan dan pelestarian dokumen/arsip statis
Dokumen
-
-
-
20 dokumen arsip statis

25 Dokumen arsip statis

125%
Berdasarkan data diatas, secara fisik dapat dilaksanakan 100%.Dibandingkan pada tahun sebelumnya. Penjelasan lebih lanjut mengenai capaian indikator sasaran adalah sebagai berikut :
v  Jumlah dokumen arsip statis yang telah dimuat dalam system Jaringan Informasi kearsipan Nasional untuk tahun 2015 yang ditargetkan sebesar 20 dokumen melebihi angka target dengan hasil capaian sebesar 25 dokumen
      Pada sasaran ini bidang kearsipan juga telah melaksanakan kegiatan diluar indicator sasaran yaitu melaksanakan sosialisasi dan regulasi kearsipan pada KPAD Provinsi Gorontalo, Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara dan Kabupaten Boalemo
Capaian kinerja sampai dengan tahun 2015 untuk presentase minat baca penduduk usia sekolah dan usia produkti meningkat dibandingkan target yang telah di tetapkan dalam RPJMD Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo sebesar 30%.


                   Tabel yang menunjukkan perbandingan realiasi capaian kinerja sampai dengan tahun 2015 sebagai berikut :
No.
Sasaran dan Indikator Capaian Pembangunan Daerah
Target dan Capaian Kinerja
2011
2012
2013
2014
2015
Target
Realisasi
Target
Realisasi
Target
Realisasi
Target
Realisasi
Target
Realisasi
1.
Peningkatan Minat Baca Penduduk
14.26%
(271.754)
9.79%
(26.595)
11.03%
(271.754)
14.67%
(39.865)
22.26%
(271.754)
23.65%
(64.262)
26.26%
(271.754)
29.68%
(80.658)
30%
(312.148)
34.90%
(109.031)
       Peningkatan minat baca penduduk setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan.Peningkatan ini dikarenakan adanya penambahan koleksi pustaka setiap tahunnya. Peningkatan ini dapat dilihat pada grafik dibawah ini :


Dalam pelaksanaan kinerja Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi mengacu pada standar nasional.
ü  Kunjungan perpustakaan berdasarkan standar nasional yaitu jumlah kunjungannya 0.10/kapita/tahun dari jumlah penduduk sebesar 312.418 jadi yang menjadi acuan standar nasional yaitu 31.242 jiwa, untuk Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo tahun 2015 realisasi kunjungannya sebesar 109.031 jiwa atau 34.90% dari hasil analisis perbandingan ini dapat dikemukakan bahwa saat ini kunjungan layanan ke perpustakaan telah melampaui standar nasional yang telah ditetapkan.
ü  Rasio ketersediaan koleksi buku perpustakaan daerah berdasarkan standar nasional yaitu 0.025 x jumlah penduduk (408.678) atau penambahan 2500 setiap kelipatan 100 penduduk, jadi jumlah standar nasional yang menjadi acuan adalah 12.500 judul, sedangkan untuk Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo  realisasi kinerja sasaran ketersediaan koleksi buku mencapai angka 8.980 judul atau 71.84% jumlah ini belum memenuhi Standar Nasional untuk keberadaan koleksi buku yang ada di perpustakaan daerah Kab. Gorontalo



Tabel. 2.1
Pencapaian Kinerja Pelayanan




Tabel. 2.2
Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan SKPD



2.4    Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD
          Analisis lingkungan eksternal diperlukan untuk dapat menentukan factor-faktor penentu keberhasilan (critical success factors) bagi suatu organisasi sehingga lembaga tersebut dapat selalu merespon setiap perubahan yang terjadi. Adapun tantangan dan peluang pelayanan Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo adalah sebagai berikut :
a.     Tantangan
              Tantangan utama dalam pelayanan Perpustakaan dan Kearsipan adalah sebagai berikut :
§   Kurangnya tenaga pustakawan dan arsiparis dalam pengelolaan perpustakaan dan kearsipan
§   Arus globalisasi dan perkembangan IT
§   Rendahnya minat baca masyarakat
§   Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai keberadaan perpustakaan dan kearsipan
§   Belum satu pemahaman dan kesetaraan pemikiran aparatur terhadap arti pentingnya arsip, sehingga kearsipan kurang mendapat perhatian
§   Sarana kerja untuk pengelolaan arsip masih belum memadai
b.     Peluang
§  Adanya UU RI Nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan dan UU RI Nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan
§  Tingginya perhatian pemerintah pusat dan Provinsi  terhadap penyelenggaraan perpustakaan dan arsip
§  Adanya dukungan lembaga non government (SIKB), PKK dan DWP)
§  Perkembangan teknologi  Informasi yanga memudahkan pengeolaan perpustakaan dan arsip
§  Adanya jejaring kerjasama antara perpustakaan nasional dan perpustakaan provinsi
 

B A B  III
ISU – ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI

A.      Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Pelayanan SKPD
                   Dalam pelaksanaan kegiatan terkait tugas pokok dan fungsi Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo tentu akan selalu dihadapkan pada keberhasilan maupun permasalahan, namun demikian permasalahan dan segala keterbatasan yang ada bukan menjadi penghalang kegiatan, namun harus menjadi motivasi untuk bergerak maju kea rah yang lebih baik. Permasalahan yang ada selanjutnya menjadi isu-isu strategis  yang akan menjadi dasar kebijakan pembangunan jangka menengah dan terkait dengan kondisi dan aspek yang sangat penting serta menentukan perkembangan Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo 5 (lima) tahun kedepan.
                        Pelayanan publik/pelayanan prima layanan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo memberikan pembinaan dan pelayanan bidang perpustakaan dan kearsipan. Untuk mewujudkan pelayanna public yang ideal diperlukan standar syarat ruang dan layanan dari Perpustakaan Nasional RI dan Arsip Nasional RI, standar ini dipengaruhi oleh anggaran, sumber daya manusia, sarana dan prasarana yang lengkap. Namun kondisi saat ini sangat jauh dari standar ideal Perpustakaan Nasional RI dan Arsip Nasional RI. Adapun permasalahan yang dihadapi saat ini adalah :
a.     SDM berkualifikasi Pustakawan dan Arsiparis belum ada
b.     Gerakan Literasi di Kabupaten Gorontalo masih pada tahap sosialisasi, belum pada tahap implementasi
c.      Anggaran minim akibat proses pengalokasian dan kewenangan penganggaran yang tidak berpihak pada SKPD pelaksana kewenangan wajib
d.     Layanan perpustakaan belum menjangkau seluruh kecamatan



Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas Pokok dan Fungsi
Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo

Aspek Kajian
Capaian/Kondisi Saat Ini
Standar yang di Gunakan
Faktor Yang Mempengaruhi
Permasalahan Pelayanan SKPD
Internal (Kewenangan SKPD)
Eksternal (Diluar Kewenangan SKPD)
Meningkatnya kualitas pelayanan perpustakaan
Capaian kinerja tahun 2015 telah memenuhi target dari segi Kunjungan dan dan Koleksi
Standar kunjungan dan koleksi menggunakan standar layanan Perpustakaan Nasional RI
-  Kurangnya penyederhanaan prosedur pelayanan
-  Kurangnya sarana pelayanan yang berbasis digital
-  Kurangnya kebijakan pemerintah terhap pengembangan perpustakaan sekolah dan desa/kelurahan
-  Kurangnya regulasi yang mendukung
-  Rendahnya minat baca masyarakat
-  Kurangnya kepedulian stakeholder terhadap perpustakaan
-  Kurangnya respon aparat desa/kelurahan tentang pengembangan perpustakaan
-  SDM berkualifikasi pustakawan belum ada
-  Gerakan literasi di Kabupaten Gorontalo masih pada tahap sosialisasi, belum pada tahap implementasi
-  Anggaran minim akibat proses pengalokasian dan kewenangan penganggaran yang tidak berpihak pada SKPD pelaksana kewenangan wajib
-  Layanan perpustakaan belum menjangkau seluruh kecamatan
Penyelamatan dan pelestarian dokumen/arsip daerah
Capaian kinerja tahun  2015 belum memenuhi target dalam pengumpulan arsip statis dan pendokumentasian belum sepenuhnya terlaksana
-  Jumlah seluruh SKPD/BUMNKabupaten Gorontalo
-  Jumlah arsip statis sepenuhnya belum tertata berdasarkan klasifikasi
-   Kurangnya tenaga arsiparis dalam mengelola arsip statis
-   Kurangnya sarana prasarana dalam penataan arsip
Kurangnya pemahaman pengelolaan arsip pada masing-masing SKPD
Sarana prasarana arsip belum tersedia (Depo Arsip, Microfilm dan software arsip)
     
B.      Telaah Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih
         
     Dengan memperhatikan RPJMN Tahun 2014 – 2019, RPJMD Provinsi Gorontalo Tahun 2012 – 2017 dan RPJPD Kabupaten Gorontalo Tahun 2005 – 2025 serta memperhitungkan dengan seksama kondisi lingkungan strategis baik internal (kekuatan dan kelemahan) maupun eksternal (peluang dan tantangan), serta memperhatikan kontinuitas pelaksanaan pembangunanmaka dirumuskan Visi Kabupaten Gorontalo Tahun 2016 -2021, sebagai berikut:
“TERWUJUDNYA KABUPATEN GORONTALO GEMILANG
 MENUJU MASYARAKAT MADANI”

Misi pembangunan daerah adalah rumusan umum mengenai upaya-upaya yangakan dilaksanakan untuk mewujudkan visi serta memberikan kerangka bagi tujuandan sasaran serta arah kebijakan yang ingin dicapai dan menentukan arah pembangunan yangakan ditempuh untuk mencapai visi. Untuk mewujudkan visi pembangunan daerah Kabupaten Gorontalo tersebut di atas selanjutnya dirumuskan misi pembangunan daerah Kabupaten Gorontalo Tahun 2016 – 2021,  sebagai berikut:
1)     Menciptakan sumberdaya manusia cerdas, sehat dan berkarakter
2)     Menyelenggarakan pemerintahan yang harmonis, bersih dan dinamis
3)     Mengoptimalkan sumberdaya alam menuju kemandirian
4)     Mewujudkan pembangunan berbasis kependudukan dan lingkungan hidup
5)     Melakukan kerjasama global untuk pembangunan daerah
              Terkait dengan pencapaian visi dan misi Bupati Gorontalo tahun 2016-2021 maka dalam waktu 5 (lima) tahun kedepan Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan antara Pemerintah, Pemerintah Daerag Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota adalah sebagai berikut :
1.     Pembinaan Teknis semua Jenis perpustakaan diwilayah Kabupaten Gorontalo yang meliputi :
a)     Pengelolan Perpustakaan sesuai standar
b)     Pengembangan SDM
c)      Pengembangan Sarana dan Prasarana sesuai standar
d)     Kerjasama dan Jaringan Perpustakaan
e)     Pengembangan Minat Baca
2.     Penetapan Kebijakan dan pelestarian koleksi daerah Kabupaten Gorontalo berdasarkan kebijakan nasional
3.     Koordinasi pelestarian tingkat daerah Kabupaten Gorontalo
4.     Pembinaan kearsipan terhadap SKPD, Badan Usaha Milik Daerah, Kecamatan dan Desa/Kelurahan
5.     Pengelolaan arsip statis SKPD, Badan Usaha Milik Daerah, Perusahaan Swasta dan Perorangan di Kabupaten Gorontalo
6.     Pengawasan/supervisi terhadap penyelenggaraan kearsipan SKPD, Kecamatan dan Desa/Kelurahan

Faktor Penghambat dan Pendorong Pelayanan SKPD Terhadap Pencapaian Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah
Visi : Terwujudnya Kabupaten Gorontalo GemilangMenuju Masyarakat Madani
No
Misi dan Program KDH dan Wakil KDH Terpilih
Permasalahan Pelayanan SKPD
Faktor
Penghambat
Pendorong
1
Misi : Menciptakan sumber manusia cerdas sehat dan berkarakter
Program : Pengembangan Minat Budaya Baca dan Pembinaan Perpustakaan
1.    Pembinaan teknis semua jenis perpustakaan diwilayah kabupaten gorontalo yang meliputi :
-   pengelolaan perpustakaan sesuai standar
-   Pengembangan Sarana dan prasarana sesuai standar
-   Kerjasama dan jaringan perpustakaan
-   Pengembangan minat baca
-   Terbatasnya Sumberdaya perpustakaan umum daerah, sekolah dan desa
-   Belum meratanya kompetensi pengelola perpustakaan sekolah/desa
-   Adanya kerjasama dengan Perpustakaan Nasional, Provinsi dan sekolah
-   Perkembangan Teknologi dan Informasi

Program : Penyelematan dan pelestarian dokumen/arsip daerah
1. Pembinaan kearsipan terhadap SKPD, Badan Usaha Milik Daerah, Kecamatan dan Desa/Kelurahan
2. Pengelolaan arsip statis SKPD, Badan Usaha Milik Daerah, Perusahaan Swasta dan Perorangan di Kabupaten Gorontalo
3. Pengawasan/supervisi terhadap penyelenggaraan kearsipan SKPD, Kecamatan dan Desa/Kelurahan
Kesadaran pentingnya arsip di SKPD, BUMN/BUMD, Swasta dan Masyarakat masih sangat rendah
-     Undang-undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan
-     Adanya JRA sebagai Pedoman dalam Penyusunan Arsip Statis SKPD

C.      Telaahan Renstra K/L dan Renstra
                        Penyusunan renstra Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo berpedoman dan mengacu pada RPJMD, Visi dan Misi Kepala Daerah dan menyelaraskan dengan kebijakan yang disusun oleh Instansi Pembina Pusat yaitu Perpustakaan Nasional RI dan Arsip Nasional RI. Rumusan kebijakan Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo dari hasil penelaahan Kebijakan Pusat yaitu sebagai berikut :
1.    Pendekatan kelembagaan dengan instansi terkait untuk menyamakan persepsi dan pengertian tentang pentingnya pengembangan perpustakaan dan Kearsipan.
2.    Pendekatan masyarakat untuk memotivasi dan menggerakkan minat baca masyarakat melalui sosialisasi, perpustakaan keliling dan perpustakaan desa percontohan serta Pembinaan SKPD dalam pengelolaan Kearsipan Daerah.
3.    Penerapan ICT (Information & communication Technology) guna meningkatkan kualitas dan kecepatan pemberian layanan dan informasi perpustakaan dan Kearsipan Daerah
.
D.      Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis
                        Dari segi tugas pokok dan fungsi Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo pada dasarnya menyelenggaraan tugas dan urusan bidang perpustakaan dan kearsipan sesuai denga Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota
                        Analisis lingkungan strategis yang merupakan hasil analisis SWOT yaitu suatu analisa yang melakukan identifikasi berbagai factor secara sistematis untuk merumuskan strategi. Analisa ini didasarkan pada hubungan atau interaksi antara unsur-unsur internal, yaitu kekuatan dan kelamahan terhadap unsur-unsur eksternal yaitu peluang dan ancaman. Analisa lingkungan strategis dapat digambarkan sebagai berikut :
1.     Analisis Lingkungan Internal
KEKUATAN DAN KELEMAHAN
NO
KEKUATAN
KELEMAHAN
1
Adanya potensi dan sumber daya aparatur (tenaga administrasi, pustakawan, dan tenaga teknis lainnya)
Kualitas sumber daya manusia yang belum memadai, tidak adanya jumlah fungsional pustakawan dan arsiparis, Rendahnya layanan teknologi informasi dan alih media komunikasi
2
Adanya Sumber Dana APBD
Terbatasnya anggaran APBD sehingga sarana dan prasarana perpustakaan dan kearsipan masih belum optimal
3
Adanya Undang-undang tentang Perpustakaan dan Kearsipan serta peraturan perundang-undangan lainnya
Kurangnya pemahaman personil di Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo tentang perpustakaan dan kearsipan

2.     Analisis Lingkungan Eksternal
PELUANG DAN TANTANGAN
NO
PELUANG
TANTANGAN
1
Adanya dukungan dan partisipasi masyarakat dan pemustaka
Rendahnya kesadaran minat dan baca sebagian masyarakat, serta kurangya sadar arsip oleh masyarakat
2
Meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan baca dan informasi serta arsip
Kurangya pelayanan prima terhadap masyakat dalam layanan perpustakaan dan kearsipan
3
Adanya kesiapan masyarakat mengakses teknologi informasi dan komunikasi
Terbatasnya akses teknologi informasi dan komunikasi, baik dalam ketersediaan aplikasi maupun sumber daya manusia yang akan mengoperasikannya

Adanya kesadaran SKPD lainnya akan pentingnya penataan arsip SKPD
Kurangnya pemahaman dan penghargaan dari beberapa SKPD terhadap pentingnya penataan kearsipan

E.      Penentuan Isu-isu Strategis
                        Isu strategis yang dapat diamati dalam pengembangan Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo, terkait dengan manfaat dan pengharuhnya dimasa datang terhadap daerah Kabupaten Gorontalo dan RPJMD 2016 – 2021 antara lain :
Isu Strategis Pendidikan
1)     Peningkatan Budaya Gemar Membaca
a)     Meningkatkan minat dan budaya baca masyarakat guna mewujudkan masyarakat gemar membaca kearah kebiasaan membaca. Tujuan akhirnya adalah menjadikan membaca sebagai suatu kebutuhan dan pada akhirnya tercipta budaya gemar membaca masyarakat terutama generasi muda yang akan meningkatkan pengetahuan dan memberikan manfaat dimasa mendatang
b)     Meningkatkan kualitas dan kapasitas perpustakaan sebagai sarana pembelajaran sepanjang hayat yang ditandai oleh meningkatnya standar mutu perpustakaan dan kompetensi SDM disemua jenis perpustakaan. Peningkatan kualitas perpustakaan pada akhirnya akan berimbas pada peningkatan kualitas pelayanan dan kualitas masyarakat pemustaka
c)      Meningkatkan intensitas dan difersivikasi layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi yang ditandai adanya layanan perpustakaan digital. Peningkatan akses informasi ini ikut menjadi tolak ukur meningkatnya kualitas masyarakat pengguna
d)     Mengembangkan, mengelola dan mendayagunakan semua karya tulis, karya cetak dan karya rekam hasil karya intelektual masyarakat Kabupaten Gorontalo yang ditandai oleh meningkatnya koleksi deposit dan terlaksananya pelestarian bahan perpustakaan. Kualitas koleksi akan meningkatkan kualitas informasi yang bisa di akses masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas pengetahuan masyarkat.
2)     Peningkatan Budaya Sadar Arsip
a)     Meningkatkan penyelamatan, pelestarian dan pemanfaatan arsip. Hal ini akan meningkatkan kualitas arsip yang ada. Arsip yang berkualitas akan menjadi sumber informasi yang akurat.
b)     Meningkatkan dan mengembangkan SDM, system dan kelembagaan kearsipan yang ikut meningkatkan kualitas pelayanan arsip. Pelayanan arsip yang prima bagi masyarakat, akan memberikan manfaat meningkatnya kualitas informasi arsip yang bisa diakses masyarakat, tujuan akhirnya, masyarakat akan belajar mengetahui pentingnya arsip dalam kehidupan, sehingga budaya sadar arsip akan tersosialisasikan secara tidak langsung.
c)      Meningkatkan pengelolaan dan pengawasan kearsipan, agar penataan arsip lebih baik pad setiap SKPD di LIngkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Penataan arsip yang baik akan memberikan manfaat jangka panjang bagi pengelolaan administrasi SKPD.
3)     Isu Strategis Reformasi Birokrasi
Isu strategis pada reformasi birokrasi yaitu memantapkan tatakelola pemerintahan yang baik melalui reformasi birokrasi termasuk menatalaksanakan fungsi pelayanan perpustakaan dan kearsipan serta pengembangan layanan umum berbasis aplikasi dan jaringan internet, agar informasi perpustakaan dan kearsipan dapat diakses secara online. Hal ini pada akhirnya menjadi poin penting untuk mendorong proses pembangunan masyarakat di Kabupaten Gorontalo.

INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD

            Sasaran indikator kinerja yang ada di Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo telah yang mengacu pada tujuan dan sasaran RPJMD yaitu :
A.      Terpenuhinya Kualitas Pelayanan Perpustakaan dalam Memenuhi Kebutuhan Pemakai, indikator kinerjanya yaitu :
a)     Presentasi Kunjungan di Perpustakaan, yaitu untuk mengukur jumlah orang/masyarakat yang datang ke Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Gorontalo dengan mengukur tingkat kunjungan, pengguna koleksi, penambahan anggota perpustakaan dan penambahan koleksi perpustakaan
b)     Presentasi Perpustakaan yang di Bina, yaitu mengukur jumlah perpustakaan yang dibina, penambahan jumlah perpustakaan, perpustakaan binaan yang dikategorikan sesuai standar dan mengukur petugas pengelola perpustakaan binaan yang telah dilatih dengan tata cara teknis pengelolaan perpustakaan
B.      Terpenuhinya Kualitas Informasi Arsip yang Bisa diakses Masyarakat, indikator kinerjanya yaitu :
a)     Jumlah SKPD yang menerapkan system administrasi kearsipan, SKPD dapat menyerahkan arsip statis pada lembaga arsip untuk di olah dan disampan sesuai dengan JRA yang telah ada
b)     Jumlah arsip statis yang tersimpan di Kantor Kearsipan Daerah yaitu mengukur jumlah arsip statis yang telah dikelola secara sistematis atau sesuai dengan tata kelola kearsipan.